Harga emas global bertahan di dekat level terendah dalam sepekan pada perdagangan Jumat, 11 September 2026. Pergerakan emas tertekan oleh menguatnya ekspektasi kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS), sementara pasar kini menanti rilis data indeks harga konsumen (CPI) AS.

Dilansir dari laman The Economic Times, harga emas spot hampir stabil di level US$4.318,88 per ons pada pukul 00.20 GMT. Sebelumnya, harga emas sempat menyentuh level terendah sejak 2 September 2026.

Tekanan terhadap emas terjadi setelah harganya merosot hampir 2 persen pada perdagangan Kamis. Penurunan itu terjadi setelah data harga produsen AS pada Agustus meningkat sesuai dengan perkiraan.

Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember turun 1,1 persen menjadi US$4.359,50.

Emas Antam Turun

Pergerakan harga emas global turut jadi perhatian pasar domestik. Harga emas produksi PT Aneka Tambang (Antam) pada Jumat, 11 September 2026, terpantau turun Rp25.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan data laman Logam Mulia Antam, harga emas Antam pecahan 1 gram berada di level Rp2.600.000 per gram.

Di sisi lain, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam tercatat turun Rp25.000 menjadi Rp2.450.000 per gram.

Antam menyediakan emas dalam berbagai pilihan ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Beragam pilihan gramasi tersebut beri alternatif bagi masyarakat untuk membeli emas sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing.

Berikut rincian harga emas batangan Antam, Jumat, 11 September 2026:

0,5 gram : Rp 1.350.000
1 gram : Rp 2.600.000
2 gram : Rp 5.140.000
3 gram : Rp 7.685.000
5 gram : Rp 12.775.000
10 gram : Rp 25.495.000
25 gram : Rp 63.612.000
50 gram : Rp 127.145.000
100 gram : Rp 254.212.000
250 gram : Rp 635.265.000
500 gram : Rp 1.270.320.000
1.000 gram: Rp 2.540.600.000

Adapun untuk ukuran emas 1 gram hingga 100 gram tersedia di butik Gedung Antam. Namun, untuk emas ukuran 250 gram, 500 gram, dan 1.000 gram harus pre order.